Apakah
Anda cukup cerdas untuk menjawab hubungan antara rokok dan pampers?
Coba
alihkan dulu pandangan Anda dari layar Anda dan amati sekitar Anda. Bayangkan
rokok dan pampers dan tariklah garis ekuator yang menghubungkan keduanya. Apa
yang dapat Anda simpulkan? Baiklah, saya akui kalimat penjelasan di atas sama
sekali tidak membantu Anda dalam menganalisa pertanyaan.
Ikuti
petunjuk ini. Di mana rokok dan pampers dijual?
Mall.
Supermarket.
Lalu
coba cari tahu lagi kira-kira apa hubungan keduanya.
Anda
diperkenankan membaca tulisan yang disajikan di bawah ini jika:
1.
Anda menyerah
2.
Anda telah menemukan hal yang Anda kira adalah
jawabannya
Beberapa
dari Anda barangkali menduga hubungan antara rokok dan pampers adalah:
-
Orang yang merokok adalah orang tua dan itu
membahayakan keselamatan orang yang menggunakan pampers (bayi)
-
Orang yang merokok membahayakan kesehatan
paru-parunya sehingga suatu hari bila ia sakit, ia akan dirawat dan barangkali
mengenakan pampers karena tidak sanggup berjalan untuk buang air
Oke,
bukan jawaban yang buruk-buruk amat bagi orang yang sangat abstrak dengan
pertanyaan tersebut. Dan jawaban tersebut tidak bisa dikatakan salah.
Tapi,
coba hubungkan jawaban tersebut dengan bisnis.
Dan
ini adalah jawaban saya yang mungkin terpikirkan juga oleh Anda.
Korelasinya:
Merokok
dapat menyebabkan serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin.
Yang itu artinya adalah semakin banyak perokok, semakin banyak
impotensi/kemandulan terjadi. Semakin banyak impotensi/kemandulan, semakin
berkurang angka kelahiran. Penurunan angka kelahiran menyebabkan berkurangnya jumlah bayi dan hal tersebut menyebabkna
berkurangnya pembelian pampers. Atau dapat disimpulkan, peningkatan pembelian
rokok = penurunan penjualan pampers.
Jawaban
tersebut benar juga, tak bisa disangkal, namun sangat amat futuristik.
Lalu
apa hubungannya?
Berdasarkan
penelitian sebuah toko terkemuka, seorang istri yang berbelanja pampers, sering
juga berbelanja rokok. Suami hampir selalu menitipkan rokok kepada istrinya.
Temuan ini didapatkan setelah mencocokkan angka penjualan pampers dan rokok
yang sama-sama tinggi.
Lalu
apa yang bisa didapatkan dari temuan ini? Rak pampers dan rokok bisa
didekatkan, atau digunakan cara membeli produk A gratis produk B. Semuanya
terjadi berdasarkan survei angka penjualan, produk apa yang mendekati produk
apa. Betapa kepiawaian mengolah data menjadi penting untuk dimiliki saat ini.