Tulisan di bawah ini
adalah rangkuman yang diadaptasi dari buku ”Good to Great” karangan Jim
Collins dengan kontribusi signifikan dari para anggota tim penelitian “Good
to Great”. Buku ini mendapatkan penghargaan terbaik dunia versi asosisasi
manajemen Amerika.
Good (bagus)
adalah musuh dari great (hebat). Akan menjadi sulit bagi perusahaan
bagus untuk menjadi hebat apabila perusahaan tersebut sudah nyaman dengan
posisi bagus.
Berdasarkan penelitian
dari Jim Collins dan rekan-rekannya, ada 1435 perusahaan sejak tahun 1965
sampai dengan 1995. Dari perusahaan-perusahaan itu, akhirnya ditemukan 11
perusahaan yang pertumbuhannya minimal tiga kali lipat dibanding market selama
lima belas tahun berturut-turut.
Adapun 11 perusahaan
tersebut adalah:
Abbot, Circuit City,
Fannie Mae, Gillete, Kimberly-Clark, Kroger, Nucor, Philip Morris, Pitney
Bowes, Walgreens, Wells Fargo
Perusahaan-perusahaan yang sangat mengesankan tersebut sebagai perbandingan
dengan perusahaan yang lain, apabila investor menginvestasikan 1 USD pada 11
perusahaan tadi di tahun 1965, maka nilai saham satu dolar ini akan menjadi 471
USD di tahun 2000, atau mengalami kenaikan 471 kali lipat. Sedangkan rata-rata market
hanya naik 56 kali lipat.
Setelah dilakukan penelitian lebih dari 15.000 jam kerja untuk
menyelesaikan projek ini, akhirnya Jim Collins mendapatkan jawaban mengapa
perusahaan-perusahaan tersebut tumbuh dengan dahsyat dan perusahaan-perusahaan
lain hanya biasa-biasa saja.
Beberapa hal ini disimpulkan, yaitu adanya:
1. Leadership Level 5
2. Pentingnya menemukan orang terlebih dahulu baru menentukan apa yang
harus dikerjakan
3. Perusahaan hebat selalu konfron menghadapi kenyataan, baik ataupun buruk
4. Perusahaan hebat mempunyai konsep landak
6. Adanya teknologi yang mempercepat.
7. Adanya momentum yang membuat perusahaan dahsyat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar