7. Adanya momentum yang membuat perusahaan dahsyat
Perubahan dahsyat tidak membangun terobosan/breaktrhrough
dengan sangat cepat. Perusahaan-perusahaan tersebut melakukan pembangunan
momentum. Perusahaan dahsyat menyadari perlunya constant and never ending
improvement, selalu dan terus meningkatkan diri. Mereka terus meningkatkan
diri dan men-deliver hasil.
Temuan-temuan perusahaan dahsyat mengenai akuisisi, ternyata
mereka menggunakan akuisisi sebagai percepatan momentum, bukan untuk menciptakan
momentum. Jadi perusahaan-perusahaan dahsyat punya satu dua jurus yang mereka
lakukan secara sederhana dan menciptakan hasil yang terus mereka kembangkan,
dan dari hasil tadi baru mereka melakukan akuisisi. Mereka bukan melakukan
akuisisi karena perusahaan mereka buruk. Mereka melakukan pertumbuhan tahap
demi tahap dan sampai akhirnya terjadi momentum.
Momentum ini seperti kereta api yang beratnya 200 ton. Ketika
kereta pertama kali bergerak, dia akan menjadi sangat lambat, tetapi begitu
sudah mulai jalan, kereta api ini mempunyai kekuatan yang luar biasa dahsyat. Pada
waktu kereta api ingin jalan untuk pertama kali, mereka sulit melakukan/menciptakan
momentum karena sangat berat. Kereta yang beratnya 200 ton tidak bisa berjalan
apabila kereta tersebut diganjal dengan satu segitiga besi kecil sepanjang 10
cm di satu rodanya saja. Tetapi ketika kereta sudah berjalan dengan kekuatan
200 km/jam , diblok dengan baja setebal 2 meter pun, bajanya pecah dan kereta
apinya jalan.
Inilah pentingnya momentum, mereka bukan langsung ada dan
cepat, tetapi dibangun perlahan. Membangun momentum ini diceritakan tentang perusahaan
Sam Walton yaitu Wal-Mart. Wal-Mart bukan termasuk perusahaan dahsyat, tetapi
Sam Walton adah orang paling kaya di dunia. Lalu mengapa namanya tidak
tercantum sebagai orang terkaya di dunia? Kenapa nama Bill Gates yang tercantum?
Karena Sam Walton sudah meninggal dunia dan membagi warisannya kepada banyak
orang. Penerima warisannya pun masih termasuk dalam sepuluh orang yang paling
kaya di dunia walaupun sudah dipecah-pecah begitu banyak.
Wal-Mart dimulai dengan toko di tahun 1945. Sam Walton tidak
membuka toko yang kedua sampai tujuh tahun berikutnya. Saw Walton membuat Wal-Mat
tahap demi tahap. Ia memutar momentumnya secara perlahan sampai akhirnya
menemukan konsep landaknya, yaitu diskon yang besar dan murah di pinggiran dan
dia membeli dalam jumlah yang banyak sehingga bisa dijual lebih murah daripada
yang lain. Butuh waktu 25 tahun bagi satu toko untuk tumbuh menjadi 38 toko.
Kemudian pada tahun 1970 sampai tahun 2000 Wal-Mart mencapai breakthrough
momentum, meledak menjadi lebih dari 3000 toko dengan omset 150 milyar USD.
Persis seperti telur yang menjadi ayam, butuh dierami,
dan pada saat menjadi ayam, telur pecah
dan akhirnya ia tumbuh menjadi ayam dewasa. Banyak orang kagum dengan
pertumbuhan dari Wal-Mart dan menganggap idenya hanya satu malam dan langsung
sukses. Padahal butuh waktu 20 tahun untuk membangun Wal-Mart menjadi Wal-Mart
hari ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar