Jumat, 25 September 2015

Rangkuman Buku Good to Great Jim Collins - Rodagaya dan Kumparan Bencana / Momentum



7.       Adanya momentum yang membuat perusahaan dahsyat
Perubahan dahsyat tidak membangun terobosan/breaktrhrough dengan sangat cepat. Perusahaan-perusahaan tersebut melakukan pembangunan momentum. Perusahaan dahsyat menyadari perlunya constant and never ending improvement, selalu dan terus meningkatkan diri. Mereka terus meningkatkan diri dan men-deliver hasil.

Temuan-temuan perusahaan dahsyat mengenai akuisisi, ternyata mereka menggunakan akuisisi sebagai percepatan momentum, bukan untuk menciptakan momentum. Jadi perusahaan-perusahaan dahsyat punya satu dua jurus yang mereka lakukan secara sederhana dan menciptakan hasil yang terus mereka kembangkan, dan dari hasil tadi baru mereka melakukan akuisisi. Mereka bukan melakukan akuisisi karena perusahaan mereka buruk. Mereka melakukan pertumbuhan tahap demi tahap dan sampai akhirnya terjadi momentum.

Momentum ini seperti kereta api yang beratnya 200 ton. Ketika kereta pertama kali bergerak, dia akan menjadi sangat lambat, tetapi begitu sudah mulai jalan, kereta api ini mempunyai kekuatan yang luar biasa dahsyat. Pada waktu kereta api ingin jalan untuk pertama kali, mereka sulit melakukan/menciptakan momentum karena sangat berat. Kereta yang beratnya 200 ton tidak bisa berjalan apabila kereta tersebut diganjal dengan satu segitiga besi kecil sepanjang 10 cm di satu rodanya saja. Tetapi ketika kereta sudah berjalan dengan kekuatan 200 km/jam , diblok dengan baja setebal 2 meter pun, bajanya pecah dan kereta apinya jalan.

Inilah pentingnya momentum, mereka bukan langsung ada dan cepat, tetapi dibangun perlahan. Membangun momentum ini diceritakan tentang perusahaan Sam Walton yaitu Wal-Mart. Wal-Mart bukan termasuk perusahaan dahsyat, tetapi Sam Walton adah orang paling kaya di dunia. Lalu mengapa namanya tidak tercantum sebagai orang terkaya di dunia? Kenapa nama Bill Gates yang tercantum? Karena Sam Walton sudah meninggal dunia dan membagi warisannya kepada banyak orang. Penerima warisannya pun masih termasuk dalam sepuluh orang yang paling kaya di dunia walaupun sudah dipecah-pecah begitu banyak.

Wal-Mart dimulai dengan toko di tahun 1945. Sam Walton tidak membuka toko yang kedua sampai tujuh tahun berikutnya. Saw Walton membuat Wal-Mat tahap demi tahap. Ia memutar momentumnya secara perlahan sampai akhirnya menemukan konsep landaknya, yaitu diskon yang besar dan murah di pinggiran dan dia membeli dalam jumlah yang banyak sehingga bisa dijual lebih murah daripada yang lain. Butuh waktu 25 tahun bagi satu toko untuk tumbuh menjadi 38 toko. Kemudian pada tahun 1970 sampai tahun 2000 Wal-Mart mencapai breakthrough momentum, meledak menjadi lebih dari 3000 toko dengan omset 150 milyar USD.

Persis seperti telur yang menjadi ayam, butuh dierami, dan  pada saat menjadi ayam, telur pecah dan akhirnya ia tumbuh menjadi ayam dewasa. Banyak orang kagum dengan pertumbuhan dari Wal-Mart dan menganggap idenya hanya satu malam dan langsung sukses. Padahal butuh waktu 20 tahun untuk membangun Wal-Mart menjadi Wal-Mart hari ini.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar