Jumat, 10 Juli 2015

Makna LY pada Kata Sifat

Hari ini penulis menulis artikel tentang tata bahasa. (*ceritanya setelah bosan menjadi mahasiswa Ilkom, penulis sempat beralih sementara menjadi mahasiswa Filsafat dan Teologi, hari ini beralih menjadi mahasiswa Sastra Inggris*)

Saya percaya Anda tidak asing lagi dengan kata adjective dan adverb. Kalau ditanya apa perbedaannya? Bukan itu yang akan saya jabarkan di sini, tentang definisinya menurut Kamus Besar Bahasa Inggris (*ada gak sih*). Banyak artikel di luar sana yang telah menjabarkan bahwa adjective adalah kata sifat, sedangkan adverb adalah kata keterangan. Itu banyak. That's mainstream and I'm not going to be that kind of writer.(*sebenarnya karena ga terlalu jago juga sih*)

Daripada memberi definisi suatu hal, akan lebih baik untuk memberikan contoh praktis dan ekstrim, tentang bagaimana sebuah "ly" mampu memberikan kesan yang berbeda untuk suatu kalimat. Perhatikan dua buah kalimat yang akan dibuat dari dua kalimat sederhana berikut.

A girl is sadistic. (Seorang anak perempuan sadis.)
A girl is tortured. (Seorang anak perempuan disiksa.)

Dua kalimat di atas akan saya buat menjadi dua kalimat lain yang hanya dengan menambahkan "ly" pada satu kalimat lainnya.

1. She is a sadistic tortured girl.
2. She is a sadisticalLY tortured girl. 

Sebelum Anda melanjutkan membaca, coba tanyakan kepada diri Anda sendiri apa arti kalimat pertama dan apa arti kalimat kedua?

+ Mari membedah kalimat pertama
Sadistic pada kalimat nomor satu merupakan kata sifat, sehingga memberikan keterangan kepada subjek yang mana adalah dia perempuan. Kalimat nomor satu berarti "Dia adalah seorang perempuan sadis yang disiksa."
Kesannya:Ya bagus, dia perempuan yang sadis, sudah sepatutnya dia disiksa. Bahasa gaulnya: "Mampus lo, syukurin."

+ Mari membedah kalimat kedua
Sadistic pada kalimat nomor dua merupakan kata keterangan, sehingga memberikan keterangan pada disiksa, membuat artinya menjadi disiksa dengan kejam. Kalimat nomor dua berarti 'Dia adalah seorang perempuan yang disiksa dengan kejam."
Kesannya dalam bahasa gaul: "Betapa malang nasib perempuan itu. Kasihan sekali dia."

See the differences?

Di sinilah "LY" bermain peran yang sangat penting. Dari contoh sederhana ini terlihat pentingnya penguasaan tata bahasa dalam berkomunikasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar